Jumat, 12 Juni, 2026

Media Komunikasi Antarkeluarga Pondok Modern

PC IKPM Gontor Madiun...

Madiun, 29 Mei 2026 - Dalam rangka menyambut dan...

Kuliah Akbar: Membangun Peradaban...

Surabaya, 18 Mei 2026 – Masjid Nuruzzaman PC IKPM...

PC IKPM Gontor Madiun...

Madiun, 10 Mei 2026 — Kajian Wali Santri PC...

Halal bi Halal PC...

Boyolali, 12 April 2026 — Dalam suasana hangat bulan...

Persatuan Umat di Bawah Naungan Al-Qur’an dan Sunnah

Tanggal:

Bagikan:

KHUTBAH JUM’AT

Khutbah Pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Mari kita bertakwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya taqwa, melaksanakan segala perintah Allah SWT dan meninggalkan segala bentuk larangan-Nya, baik dalam keadaan sendirian ataupun dlm keramaian,
Pendek kata, kapan saja, di mana saja dan dlm keadaan apapun juga kita hrs bertaqwa kepada Allah SWT.

Sholawat beserta salam kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, nabi Akhirul zaman, laa nabiyyah ba’dahu. Amien.

Jamaah Jumat rahimakumullah.
Khutbah hari ini dengan Tema. “Persatuan Umat di Bawah Naungan Al-Qur’an dan Sunnah”

    Salah satu nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada umat Islam adalah nikmat persatuan. Dengan persatuan, umat menjadi kuat, disegani, dan mampu menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi. Sebaliknya, perpecahan menjadi sebab kelemahan, kehinaan, dan hilangnya keberkahan.

Allah SWT berfirman:
﴿وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا﴾
“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 103).

     Para mufassir menjelaskan bahwa “Hablullah” (tali Allah) adalah Al-Qur’an dan agama Allah yang menjadi pedoman hidup umat Islam. Persatuan yang diperintahkan Allah bukan sekadar berkumpul secara fisik, tetapi bersatu di atas kebenaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi ﷺ.¹

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah SWT.

    Rasulullah ﷺ telah mengingatkan bahwa umat ini akan menghadapi berbagai perpecahan. Namun beliau juga menunjukkan jalan keselamatan.

Rasulullah ﷺ bersabda:
«فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ»
“Maka wajib atas kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah para Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk.”²

Hadis ini menunjukkan bahwa jalan persatuan umat bukanlah mengikuti hawa nafsu, fanatisme kelompok, suku, organisasi, atau kepentingan politik semata, tetapi kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman yang benar.

Allah SWT juga berfirman:
﴿وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ﴾
“Janganlah kalian berselisih, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian.” (QS. Al-Anfal [8]: 46).

Ayat ini menjelaskan bahwa pertikaian dan perpecahan akan menghilangkan kekuatan umat.

Sejarah Islam membuktikan bahwa ketika umat bersatu, mereka menjadi peradaban besar yang menerangi dunia. Sebaliknya, ketika perpecahan merajalela, umat menjadi lemah dan mudah dikuasai oleh musuh.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Persatuan yang diajarkan Islam dibangun di atas
beberapa prinsip:
1. Berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah.
2. Mengutamakan ukhuwah Islamiyah.
3. Menghindari fanatisme golongan dan kelompok.
4. Mengedepankan tabayyun dan musyawarah.
5. Menjaga adab dalam perbedaan ijtihad.

Imam Malik رحمه الله berkata:
“Generasi akhir umat ini tidak akan menjadi baik kecuali dengan sesuatu yang telah menjadikan generasi awalnya baik.”
Artinya, solusi kebangkitan dan persatuan umat tetaplah kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.


Khutbah Kedua

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.

Jamaah Jumat yang berbahagia,

Persatuan adalah kebutuhan mendesak umat Islam pada setiap zaman. Dunia Islam hari ini menghadapi berbagai tantangan: kemiskinan, kebodohan, konflik, dan berbagai bentuk penjajahan pemikiran. Semua itu tidak akan mampu dihadapi jika umat terus terpecah.

Allah SWT berfirman:
﴿إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ﴾
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat [49]: 10).

Persaudaraan iman lebih km km kuat daripada hubungan darah, suku, bangsa, dan kepentingan duniawi. Oleh sebab itu, marilah kita menjaga ukhuwah, memperbanyak silaturahim, menghindari fitnah, ghibah, hasad, dan segala sesuatu yang dapat merusak persatuan umat.

Rasulullah ﷺ bersabda:
«الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا»
“Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya seperti bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.”³
Semoga Allah menjadikan kita umat yang bersatu di atas Al-Qur’an dan Sunnah, serta menjauhkan kita dari segala bentuk perpecahan.

Mari kita berdoa kepada Allah SWT, semoga persatuan umat, tercapai dalam naungan Al-Qur’an dan Sunnah. Serta kita Istiqomah dlm iqomatil Haq,  merajut ukhuwah, menegakan Sunnah.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ فِي الدِّينِ وَالْعَافِيَةَ فِي الْجَسَدِ وَالزِّيَادَةَ فِي الْعِلْمِ وَالْبَرَكَةَ فِي الرِّزْقِ وَالتَّوْبَةَ قَبْلَ الْمَوْتِ وَالرَّاحَةَ عِنْدَ الْمَوْتِ وَالْمَغْفِرَةَ بَعْدَ الْمَوْت
اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَاب

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ
أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

اللهم أصلح أحوال المسلمين، وألف
بين قلوبهم، واجمع كلمتهم على الحق يا رب العالمين.
اللهم انصر الإسلام والمسلمين، وأعل بفضلك كلمة الحق والدين.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون.
فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

Download untuk pdf teks khutbah diatas pada link dibawah ini:

https://drive.google.com/file/d/1aGYd–o1kMIW5WKR8ECWm8VurYHFbA1c/view?usp=sharing

Ditulis oleh: Prof. Dr. KH. Bukhori Abdul Shomad.MA.,M.Pd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Lanjutkan membaca

Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor Hadirkan Da’i Internasional, Dua...

Gontor, 8 Juni 2026 – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Tabligh Akbar pada Senin (08/06) di Lapangan Sepak Bola Kampus Pusat Gontor. Kegiatan...

PP IKPM Gontor Satukan Persepsi Panitia Sarasehan Nasional Kiai...

Gontor, 9 Juni 2026 — Panitia pelaksana Sarasehan Nasional Kiai Pesantren Ashriyah dan Muballigh Alumni Gontor menggelar rapat koordinasi pada Senin (9/6) pukul 20.00...

Menyongsong Expo Forbis 100 Tahun Gontor, FORBIS Perkuat Koordinasi...

Gontor, 9 Juni 2026 — Panitia Forbis National Economic Summit & Expo menggelar rapat koordinasi persiapan Expo Forbis 100 Tahun Gontor pada Selasa (9/6)...

Jadilah kekuatan untuk menjalin silaturahim

Bergabung bersama kami di PP IKPM Gontor . Anda bisa berkontribusi dalam menjalin silaturahim antarkeluarga pondok modern.