Pantai Saujana, 11 Juli 2026 – Acara Usrah Day di Port Dickson menjadi saksi sebuah kerinduan yang akhirnya menembus ruang dan waktu. Di bawah langit mendung dan rintik hujan, kehangatan justru merekah. Setelah sembilan tahun (sejak Family Day terakhir 2017), sekitar 170 peserta—terdiri dari para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor di Malaysia beserta keluarga, serta wali santri kembali berkumpul dalam satu kebersamaan: Keluarga Besar PCI IKPM Gontor Malaysia.
Pertemuan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan momentum sakral peringatan 100 Tahun Gontor untuk membuktikan bahwa jarak dan waktu tak pernah mampu melunturkan nilai ukhuwah yang telah dipatri sejak di bangku pondok Gontor.
Dalam suasana penuh khidmat, Al-Ustadz Masruh Ahmad (Penasihat PCI IKPM Gontor Malaysia) memberikan tausiyah yang menyentuh sanubari beliau menyampaikan bahwa Pendidikan Gontor adalah investasi kehidupan yang sangat berharga. Nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan pengabdian mungkin belum sepenuhnya dirasakan saat menjadi santri, namun ia akan menjadi bekal sepanjang hayat yang menerangi jalan keluarga, masyarakat, dan bangsa. Jagalah ukhuwah ini, karena ia adalah warisan terbesar Gontor.

Geliat tawa dan semangat memecah suasana mendung Pantai Saujana melalui berbagai ruang dinamika diawali dengan Games Pagi yang Menyatukan lintas Marhalah dengan grup Shigor, Kibar, dan suyukh, ada juga lomba untuk pasutri (pasangan suami istri) serta anak-anak dalam permainan penuh tawa (Sandal Panas, Estafet Karet Tepung, Jump Suit, Hias Orang, Estafet Air, Obstacle Run, dan Pusing Kelereng). Kemudian dilanjutkan dengan Games Siang yang membagi tim ke dalam dua kelompok besar (Bani Adi dan Bani Taksifi) lewat laga Tarik Tambang dan Gobak Sodor.

Di arena ini, kemenangan hanyalah bonus dan pemenang sejatinya adalah kebersamaan yang kian erat.
Kegiatan diakhiri dengan sangat istimewa dengan jamuan bersama dengan kambing golek. Di atas hamparan pasir, seluruh alumni duduk setara, melepas sekat, saling bercerita, dan mengenang masa lalu. Hidangan tersebut menjadi simbol runtuhnya dinding waktu yang sempat memisahkan mereka.

Ketua Umum PCI IKPM Gontor Malaysia Al-Ustadz Muhammad Taufiq, BS., MIRKH. Menyampaikan bahwa Boleh jadi waktu memisahkan langkah kita, tetapi nilai-nilai Gontor akan selalu menyatukan hati kita dalam satu ikatan ukhuwah yang tak lekang oleh zaman, dan semoga organisasi alumni ini (PCI IKPM Gontor Malaysia), terus hidup dan bertumbuh untuk maslahat yang lebih besar, dan jangan pernah tenggelam kembali.
Keberhasilan agenda besar ini tidak lepas dari ketulusan hati dan jiwa gotong royong khas Gontor (bondo, bahu, pikir, lek perlu nyawane pisan). Panitia menghaturkan rasa terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menyisihkan rezekinya untuk berdonasi.

Ketua Panitia Al-Ustadz Rizal Dama J. Menyampaikan Apresiasi dan penghormatan khusus juga dipersembahkan kepada para sponsor serta unit-unit usaha alumni yang telah memberikan dukungan luar biasa:
● RM Sri Kumbang Jati
● PT. Zabardast Premium Group
● Naraya Tour And Travel
● Kambing Golek Tarbus
● AGTG
● RM Ampera
Semoga segala kebaikan, dukungan, dan kedermawanan yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang dilipatgandakan oleh Allah SWT, serta membawa keberkahan dan kemajuan bagi setiap lini usaha yang dijalankan. Jazakumullah khairan katsiran.
Usrah Day 2026 telah usai, namun sinarnya baru saja dimulai. Ia bukan sekadar pelipur rindu yang sesaat, melainkan pemantik awal bagi sinergi, dakwah, dan pengabdian yang lebih luas di bumi Malaysia.
Reporter: Muhammad Taufiq (Ketua Umum PCI IKPM Gontor Malaysia)
Reviewer: Muhamad Ainu Rozi (Staf PP IKPM Gontor)
