Gontor, 5 Juni 2026 – Bidang Keputrian Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor menyelenggarakan Webinar Keputrian yang bertema “Perempuan Produktif dari Rumah Menembus Pasar Internasional” pada Jumat (5/6). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring, dengan para peserta mengikuti dari lokasi masing-masing diberbagai daerah, sementara panitia, khususnya bidang keputrian PP IKPM Gontor, terpusat di Kantor PP IKPM Gontor dan diikuti oleh sekitar 350 alumni putri dari berbagai daerah di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Al Ustadz H. Saepul Anwar, M.Pd., Al Ustadz Drs. H. Rif’at Husnul Ma’afi, M.Ag., dan Al Ustadz Mahbub Al Aziz, S.Ag.
Dalam sambutannya, Al Ustadz Drs. H. Rif’at Husnul Ma’afi, M.Ag. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi para alumni putri untuk menjadi perempuan yang produktif, berdaya, serta mampu menembus pasar internasional dari rumah. Beliau berharap sel5uruh anggota IKPM dapat tumbuh menjadi pribadi yang maju, kuat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Beliau juga menekankan pentingnya meneladani sosok perempuan berilmu dan intelektual dalam Islam, seperti Sayyidah Aisyah dan Sayyidah Fatimah. Oleh karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilanjutkan melalui berbagai pelatihan yang mendukung peningkatan produktivitas dan kemandirian alumni.
Pada sesi pemaparan materi, Al Ustadzah Rista Eko Muji LN, M.Pd.I., alumni Gontor Putri 3 tahun 2006 yang kini berdomisili di Ponorogo, berbagi pengalaman dalam membangun usaha di bidang bunga. Beliau menjelaskan bahwa jiwa kewirausahaan telah tumbuh sejak lama dan terus berkembang berkat ketekunan serta semangat pantang menyerah.
Menurutnya, usaha yang viral belum tentu dapat bertahan lama apabila tidak didukung oleh kualitas produk dan konsistensi dalam menjalankannya. Ia juga menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi untuk mengejar karier, tetapi juga untuk membantu seseorang menjalankan peran dalam rumah tangga dengan baik. Bagi peserta yang belum menikah, beliau berpesan agar memilih pasangan yang sefrekuensi sehingga dapat mendukung terciptanya keluarga yang harmonis.
Terkait strategi pemasaran, beliau mengawali promosi produk melalui media sosial dengan modal keberanian dan kemauan untuk belajar. Sebagai alumni Gontor yang memiliki bekal bahasa dan mental yang kuat, beliau mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kemampuan tersebut sebagai modal dalam mengembangkan usaha. Dalam memilih produk, beliau menekankan pentingnya memahami kebutuhan pasar serta menjaga kejujuran kepada konsumen. “Jangan sampai kita menjual kucing dalam karung,” ujarnya, yang berarti penjual harus menjelaskan produk secara jujur dan transparan.
Melalui webinar ini, para peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya produktivitas, kewirausahaan, serta peluang ekspor bagi perempuan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak perempuan alumni Gontor yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
