Ngawi, 5 Juli 2026 – Reuni Akbar Alumni Gontor Putri dalam rangka peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus meneguhkan komitmen alumni untuk terus berkontribusi dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag. mengajak seluruh alumni menjaga identitas keislaman yang berlandaskan iman, Islam, dan ihsan. Menurutnya, reuni bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan mengenang nilai-nilai kehidupan yang ditanamkan selama menempuh pendidikan di Gontor Putri. Ia menegaskan bahwa seorang ibu merupakan madrasah pertama yang akan membentuk generasi pemimpin masa depan.

Pada sesi talkshow, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. K.H. Ahmad Hidayatullah, Lc., M.A. mengingatkan bahwa seluruh aspek kehidupan merupakan ladang ibadah. Ia mengajak para alumni untuk terus beramal saleh dalam menjalankan peran sebagai istri, ibu, pendidik, maupun profesional. “Jangan pernah letih beribadah di mana pun berada,” pesannya.

Al-Ustadz Dr. H. Ahmad Suharto, S.Ag., M.Pd.I. menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban. Menurutnya, kemajuan Gontor selama satu abad tidak terlepas dari keikhlasan para pendiri, doa para guru, dan semangat seluruh keluarga besar pondok. Ia juga mendorong alumni memiliki mentalitas pembaru agar mampu menjawab tantangan zaman.
Mewakili alumni, Al-Ustadzah Prof. Dr. Nurlailatul Musyafa’ah, Lc., M.Ag. menyampaikan bahwa alumni kini telah memasuki fase memberi manfaat bagi almamater dan masyarakat. Ia mengajak seluruh alumni menjaga nilai-nilai Panca Jiwa Pondok, memperkuat ukhuwah, serta saling mendukung dalam pengembangan ilmu dan pengabdian.
Sejumlah alumni turut berbagi pengalaman pengabdian di berbagai bidang. Al-Ustadzah Hj. Kuni Khairun Nisak, Lc., M.Si. menceritakan kiprahnya mendirikan lembaga pendidikan berbasis sistem Gontor, sementara Al-Ustadzah Mamluatul Khoiriyah, M.Psi., seorang psikolog, menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam mendidik anak dan menjaga kesehatan mental keluarga. Al-Ustadzah Yani Karyani Raddiyah Rachman, Lc. juga membagikan pengalamannya membangun lembaga pendidikan dan usaha yang berlandaskan nilai-nilai Gontor.


Menutup acara, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Khairul Umam, S.H.I., M.S.I. menyampaikan bahwa kekuatan Gontor terletak pada tradisi saling mendoakan dan ukhuwah yang terus terjaga. Melalui reuni ini, alumni diharapkan semakin mempererat jejaring, memperkuat semangat pengabdian, serta melanjutkan peran Gontor dalam membangun peradaban melalui pendidikan.

Suasana penuh kehangatan yang mewarnai reuni menjadi bukti kuatnya ikatan persaudaraan di antara alumni Gontor Putri. Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi menjadi awal dari semakin eratnya kolaborasi dan kontribusi alumni dalam membangun pendidikan, dakwah, dan peradaban yang lebih baik.

Reporter: Muhammad Irham Al-Qathani
Reviewer: Azra Bey Fananie
