Ogan Komering Ulu, 27 Juni 2026 – Pimpinan Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (PC IKPM) Gontor Palembang sukses menyelenggarakan Tajammu’ III Alumni Gontor se-Sumatera Selatan pada Sabtu (27/06) di Aula Pondok Pesantren Al Azhar Center, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kegiatan yang mengusung semangat mempererat ukhuwah antaralumni ini dihadiri sekitar 146 alumni putra dan putri Pondok Modern Darussalam Gontor dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Tajammu’ merupakan agenda tahunan keluarga besar alumni Gontor se-Sumatera Selatan yang dikoordinasikan oleh PC IKPM Gontor Palembang sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman antarsesama alumni. Sebelumnya, Tajammu’ I diselenggarakan di Kota Palembang, sedangkan Tajammu’ II berlangsung di Kota Pagaralam. Tahun ini, Kabupaten Ogan Komering Ulu mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Tajammu’ III.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kiai dan pimpinan pondok pesantren alumni Gontor di Sumatera Selatan, di antaranya dari Pondok Pesantren Nurussalam dan Pondok Pesantren Moba La-Tansa. Hadir pula para alumni, asatidz, dan asatidzah Pondok Pesantren Al Azhar Center serta tamu undangan lainnya yang turut memeriahkan acara.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Tajammu’ III dikemas dalam format talkshow interaktif dengan mengangkat tema “Peran dan Tantangan Pondok Pesantren di Era Digital. Tema tersebut dipilih sebagai ruang diskusi bagi para alumni dalam merespons perkembangan teknologi informasi sekaligus memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan karakter di tengah perubahan zaman.
Panitia menghadirkan dua narasumber alumni Gontor yang telah berkiprah di bidang pendidikan dan pengembangan pesantren, yaitu Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Nurussalam OKU Timur, Al-Ustadz Mehdar Badrus Zaman, M.M., Ph.D., serta Pimpinan Pondok Pesantren Moba La-Tansa, Al-Ustadz Prof. Dr. Muhajirin, M.A. Jalannya diskusi dipandu oleh Al-Ustadz Erwin Hadinata dan Al-Ustadz Dr. H. M. Taufan Khasani, Lc., M.Pd.I. sebagai moderator.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya kesiapan pesantren menghadapi era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepesantrenan yang selama ini menjadi ciri khas pendidikan Gontor. Kemajuan teknologi dinilai harus dimanfaatkan sebagai sarana dakwah, pembelajaran, serta pengembangan lembaga pendidikan Islam, dengan tetap menjadikan akhlak, disiplin, dan keilmuan sebagai fondasi utama.

Melalui penyelenggaraan Tajammu’ III ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat di antara alumni Gontor se-Sumatera Selatan, sehingga mampu melahirkan berbagai kontribusi nyata bagi kemajuan pesantren, pengembangan pendidikan Islam, dan pembangunan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum ini menjadi wujud nyata nilai-nilai ukhuwah Islamiyah yang senantiasa dijaga oleh keluarga besar alumni Pondok Modern Darussalam Gontor.
Reporter: Muhammad Idris Ramli
Reviewer: Muhammad Irham Al Qathani (Staf PP IKPM Gontor)
