Minggu, 28 Juni, 2026

Media Komunikasi Antarkeluarga Pondok Modern

Perguruan Tinggi Pesantren dan...

Gontor, 21 Juni 2026– Hari kedua Sarasehan Nasional Kiai...

Urgensi Kesehatan Komunitas Menguatkan...

Gontor, 20 Juni 2026 – Memasuki sesi malam Sarasehan...

Pesantren Didorong Menjadi Pilar...

Gontor, 20 Juni 2026 – Gagasan besar mengenai arah...

Penutupan Sarasehan Nasional Kiai...

Gontor, 21 Juni 2026 — Setelah berlangsung selama dua...

PP IKPM Gontor Perkuat Sinergi Alumni melalui Beragam Forum Strategis Menuju 100 Tahun Kedua Gontor

Tanggal:

Bagikan:

Gontor, 21 Juni 2026–Sarasehan Nasional Kiai Pesantren Ashriyah dan Muballigh Alumni Gontor diakhiri dengan sesi penguatan organisasi alumni yang menegaskan kembali peran strategis Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor sebagai wadah pemersatu alumni dalam menyongsong 100 tahun kedua Pondok Modern Darussalam Gontor(PMDG).

Membuka sesi, Ustadz Drs. Rif’at Husnul Ma’afi, M.Ag. menjelaskan bahwa PP IKPM Gontor merupakan organisasi alumni yang dibentuk langsung oleh Trimurti sebagai respons atas antusiasme para alumni. Organisasi ini diresmikan pada tahun 1951 bertepatan dengan peringatan seperempat abad PMDG, lengkap dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangganya. Beliau menegaskan prinsip bahwa “IKPM untuk Gontor, bukan Gontor untuk IKPM”, sehingga seluruh gerak organisasi diarahkan untuk mendukung kemajuan pondok. Seiring perkembangan zaman, PP IKPM Gontor juga menginisiasi berbagai forum sesuai minat dan profesi alumni, seperti Forum Bisnis (FORBIS), Forum Muballigh Alumni Gontor (FMAG), Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG), dan masih banyak lagi.

Mewakili FORBIS, Ustadz H. Agus Maulana, S.S. menyampaikan bahwa forum yang telah berdiri hampir satu dekade tersebut menjadi ruang sinergi ekonomi alumni melalui berbagai kerja sama. Beliau juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan FORBIS dalam menjalin kemitraan usaha agar potensi para alumni dapat dikelola secara aman dan profesional.

Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. K.H. Ikhwan Hadiyyin, M.M. menekankan bahwa FPAG harus berkembang menjadi pusat konsolidasi gagasan dan kolaborasi antarpesantren alumni. Menurut beliau, memasuki 100 tahun kedua Gontor diperlukan sinergi berbagai pilar alumni, mulai dari pesantren, muballigh, dunia usaha, hingga kalangan profesional dan pengambil kebijakan, guna membangun peradaban yang lebih kuat.

Menutup sesi, Ustadz Prof. Dr. K.H. Bukhori Abdul Somad, M.A. menjelaskan bahwa FMAG lahir dari kebutuhan umat akan jaringan muballigh alumni Gontor yang terorganisasi. Beliau menegaskan bahwa FMAG merupakan bagian dari keluarga besar PP IKPM Gontor dan hadir untuk memperkuat ukhuwah serta sinergi dakwah melalui berbagai program. Seluruh pemaparan tersebut mempertegas komitmen PP IKPM Gontor dalam mengonsolidasikan potensi alumni melalui forum-forum strategis demi memperkuat kontribusi bagi pondok, umat, bangsa, dan peradaban.

Reviewer: Azra Bey Fananie (Staf PP IKPM Gontor)
Reporter: Daniel Muhammad Taqi (Staf PP IKPM Gontor)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Lanjutkan membaca

Perguruan Tinggi Pesantren dan Wakaf Jadi Agenda Strategis Menyongsong...

Gontor, 21 Juni 2026– Hari kedua Sarasehan Nasional Kiai Pesantren Ashriyah dan Muballigh Alumni Gontor dalam rangkaian Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor...

Urgensi Kesehatan Komunitas Menguatkan Peran Pesantren dalam Membangun Masyarakat...

Gontor, 20 Juni 2026 – Memasuki sesi malam Sarasehan Nasional Kiai Pesantren Ashiryah dan Muballigh Alumni Gontor, peserta mengikuti pembahasan bertema "Urgensi Kesehatan Komunitas"...

Pesantren Didorong Menjadi Pilar Peradaban Bangsa Dalam Sarasehan Nasional...

Gontor, 20 Juni 2026 – Gagasan besar mengenai arah pengembangan pesantren untuk menjawab tantangan masa depan bangsa mengemuka dalam Sarasehan Nasional sesi pertama dengan...

Jadilah kekuatan untuk menjalin silaturahim

Bergabung bersama kami di PP IKPM Gontor . Anda bisa berkontribusi dalam menjalin silaturahim antarkeluarga pondok modern.