Gontor, 17 Desember 2025 — Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor menyelenggarakan Peringatan 76 Tahun IKPM Gontor di Kantor PP IKPM Gontor sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang IKPM Gontor sekaligus momentum mempererat ukhuwah dan silaturrahim alumni Pondok Modern Darussalam Gontor di seluruh dunia.

Peringatan ini diikuti oleh seluruh jajaran PP IKPM Gontor beserta staf, serta dihadiri perwakilan PC dan PCI IKPM Gontor baik secara luring maupun daring. Hadir secara luring di antaranya PC IKPM Gontor Ponorogo, sementara secara daring diikuti oleh PCI IKPM Gontor Australia, PCI IKPM Gontor Yordania, serta peserta Zoom dari 102 PC/PCI IKPM Gontor lainnya, sehingga total partisipasi mencapai 105 PC/PCI IKPM Gontor.

Rangkaian acara diawali dengan shalat Maghrib berjama’ah, dilanjutkan tasyakuran dan ramah tamah bersama jajaran PP IKPM Gontor. Acara kemudian dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Ustadz Muhammad Idris Ramli Abdul Karim. Selanjutnya dilaksanakan khataman Al-Qur’an dari surat Ad-Dhuha hingga An-Naas, yang ditutup dengan doa Khatmil Qur’an oleh Al-Ustadz Drs. H. Rif’at Husnul Ma’afi, M.Ag.

Agenda inti peringatan diisi dengan Refleksi 76 Tahun IKPM Gontor yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Noor Syahid, M.Pd., selaku Ketua Umum PP IKPM Gontor. Dalam refleksinya, beliau menegaskan bahwa peringatan hari jadi IKPM Gontor merupakan momentum untuk mengingat, menimbang, dan mensyukuri perjalanan organisasi yang lahir sejak tahun 1949 di tengah dinamika sejarah bangsa. IKPM Gontor tidak hanya menjadi wadah kekeluargaan alumni, tetapi juga berperan strategis dalam menjaga amanah wakaf, nilai, sistem, dan kesinambungan perjuangan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Beliau juga mengapresiasi seluruh PC dan PCI IKPM Gontor yang telah mengikuti arahan PP IKPM Gontor, termasuk pelaksanaan khataman Al-Qur’an secara serentak sebagai wujud spiritualitas dan kebersamaan alumni. Refleksi tersebut menyinggung berbagai ujian sejarah yang pernah dihadapi IKPM Gontor, mulai dari dinamika politik nasional, Peristiwa Sembilan Belas Maret 1967, hingga masa pembekuan organisasi selama sepuluh tahun, yang justru menjadi sarana pemurnian dan penguatan internal.

Pada fase perjalanan organisasi saat ini, IKPM Gontor dinilai mampu bangkit, menata ulang organisasi, memperluas jaringan, serta berkontribusi nyata dalam berbagai situasi. Untuk kedepannya IKPM Gontor dituntut untuk terus memperkuat sistem organisasi melalui penataan AD/ART, kaderisasi, penyusunan rencana strategis, serta integrasi peran IKPM Gontor dalam sistem kehidupan pondok, dengan tetap berpegang pada nilai keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, kebersamaan, dan kebersamaan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Do’a yang dipimpin oleh Al-Ustadz H. Saepul Anwar, M.Pd. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh antusiasme, dan lancar, mencerminkan solidaritas serta semangat kebersamaan keluarga besar IKPM Gontor lintas daerah dan negara.
Peringatan 76 Tahun IKPM Gontor ini menjadi penegas bahwa IKPM Gontor terus berkomitmen menjaga warisan nilai, memperkuat peran alumni, dan melanjutkan khidmat pengabdian untuk agama, nusa, dan bangsa.





Reporter: Azra Bey Fananie
Reviewer: Muhammad Adli Rahman
