Gresik, 28 Maret 2026 — Telah dilaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dan Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang IKPM Gontor Gresik Periode 2026–2031 pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026, bertempat di Masjid Bayt Al-Musa’adah, Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin RSBM, Suci, Manyar, Gresik. Kegiatan ini menjadi momentum yang sarat makna dalam rangka merefleksikan perjalanan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, sekaligus meneguhkan kembali peran alumni dalam melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal, didampingi jajaran PP IKPM Gontor, yaitu H. Saepul Anwar, M.Pd. selaku Ketua I PP IKPM Gontor, dan Sabar, S.Ag., M.H. selaku bidang Dakwah dan Sosial Budaya, serta jajaran pengurus dan keluarga besar PC IKPM Gontor Gresik. Kehadiran para tokoh, pengurus, alumni lintas marhalah, serta wali santri menambah hangat dan khidmatnya suasana kegiatan yang dipenuhi semangat kebersamaan dan ukhuwah.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan utama, yakni sebagai ruang refleksi 100 Tahun perjuangan Gontor, legalisasi kepengurusan baru PC IKPM Gontor Gresik periode 2026–2031, serta penguatan silaturahim antaralumni dan masyarakat. Melalui momentum ini, diharapkan lahir sinergi yang semakin kokoh antara alumni, pondok, dan masyarakat dalam membangun kontribusi yang nyata dan berkelanjutan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku yang menambah suasana haru dan penuh kebanggaan terhadap almamater. Acara inti dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus PC IKPM Gontor Gresik oleh PP IKPM Gontor sebagai bentuk pengesahan amanah baru bagi para pengurus dalam mengemban tanggung jawab organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, perwakilan dari PC IKPM Gontor Gresik, H. Abdullah selaku Ketua II baru, menyampaikan harapan agar kepengurusan periode ini dapat berjalan lebih baik dari masa-masa sebelumnya. Beliau juga menegaskan pentingnya menjadikan PC IKPM Gontor Gresik sebagai wadah pemersatu sekaligus penggerak alumni Gontor di wilayah Gresik, agar semangat kebersamaan tidak hanya hidup dalam forum, tetapi juga tumbuh dalam karya dan pengabdian nyata.

Puncak acara diisi dengan Tabligh Akbar bersama KH. Hasan Abdullah Sahal, yang menyampaikan nasihat mendalam sekaligus reflektif tentang tanggung jawab generasi hari ini dalam menyambut abad kedua perjuangan Gontor. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa “setiap masa ada tokohnya, setiap tokoh ada masanya, setiap masa ada masalahnya, dan setiap masalah harus ada solusinya.” Pesan tersebut menjadi peneguh bahwa alumni Gontor tidak cukup hanya mengenang masa lalu, tetapi juga harus siap menjawab tantangan zaman dengan visi, akhlak, dan keberanian berpikir ke depan.

Beliau juga mengingatkan bahwa yang harus dibicarakan hari ini bukan sekadar seratus tahun yang telah berlalu, melainkan seratus tahun yang akan datang. Dengan prinsip “al-muhafazhah ‘ala al-qiyam wal taghyiri ila al-Kamal”, alumni diajak untuk tetap menjaga nilai-nilai lama yang baik, sekaligus berani bergerak menuju perbaikan yang lebih sempurna. Nasihat tersebut menjadi pesan penting agar alumni tetap rendah hati, tidak terjebak dalam kebanggaan semu, serta senantiasa sadar bahwa setiap pribadi memikul tanggung jawab terhadap nilai, nama baik, dan masa depan perjuangan pondok.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir. Suasana kekeluargaan, semangat pengabdian, dan harapan akan masa depan organisasi terasa kuat sepanjang kegiatan, menjadikan acara ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan hati, pikiran, dan cita-cita perjuangan bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan PC IKPM Gontor Gresik periode 2026–2031 mampu menjadi wadah yang hidup, dinamis, dan penuh manfaat dalam merawat ukhuwah, menguatkan khidmah alumni, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi umat, masyarakat, dan almamater tercinta Pondok Modern Darussalam Gontor.

Reporter: Azra Bey Fananie
Reviewer: Muhammad Idris Ramli Abdul Karim
