Madiun, 30 Januari 2026 – Mengawali tahun 2026, PC IKPM Gontor Madiun kembali menghidupkan majelis ilmu melalui kegiatan Ngaji Kitab Kuning Bidayatul Hidayah yang dilaksanakan pada Jumat, 11 Sya’ban 1447 H. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan PC IKPM Gontor Madiun dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren serta menguatkan kembali identitas santri di tengah dinamika kehidupan modern.

Kajian kitab karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali ini diikuti oleh para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, wali santri, serta masyarakat sekitar. Majelis ini tidak sekadar menjadi ruang belajar, namun juga ruang perenungan, tempat menghidupkan kembali nilai adab, akhlak, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu sebagaimana diwariskan oleh para ulama.
Melalui ngaji Bidayatul Hidayah, PC IKPM Gontor Madiun ingin menegaskan bahwa identitas santri tidak berhenti saat seseorang meninggalkan pesantren. Ia adalah jati diri yang terus hidup, membimbing sikap, pola pikir, dan tanggung jawab moral alumni dalam kehidupan bermasyarakat. Di mana pun alumni berada, nilai-nilai kesantrian tetap menjadi kompas dalam menjalani peran kehidupan.

Tradisi ngaji kitab kuning selama ini sering dipahami sebagai ciri khas pesantren salaf. Namun PC IKPM Gontor Madiun berupaya menunjukkan bahwa pondok modern pun memiliki ruang dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga tradisi ini, sebagai bagian dari kesinambungan ilmu, penguatan karakter, serta penjagaan warisan ulama. Dengan pendekatan yang sederhana namun sarat makna, majelis ini diharapkan menjadi jembatan antara tradisi keilmuan dan tantangan zaman.
Selain sebagai sarana syiar ilmu, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata dalam peningkatan kualitas SDM IKPM, memperkuat keilmuan dan spiritualitas alumni, serta menumbuhkan kembali kecintaan terhadap khazanah keilmuan Islam klasik yang kaya hikmah dan tuntunan hidup.

Ngaji Bidayatul Hidayah akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pertengahan, terbuka bagi seluruh alumni, wali santri, dan masyarakat umum. Semoga majelis ini menjadi wasilah keberkahan, mempererat ukhuwah, serta menguatkan kembali ruh kesantrian sebagai fondasi membangun peradaban ilmu yang beradab dan bermartabat.

Reporter: Faiz Sawa (PC IKPM Gontor Madiun)
Reviewer: Staf PP IKPM Gontor
