Katingan, 11 Januari 2025 – dalam rangka menjaga dan memastikan keberlangsungan amanah wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, telah dilaksanakan kegiatan peninjauan dan pengukuran tanah wakaf Pondok Modern Gontor yang berlokasi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Kegiatan peninjauan ini melibatkan sejumlah unsur yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan pengembangan wakaf Gontor. Dari unsur PC IKPM Gontor Kalimantan Tengah, hadir tiga orang rombongan yang terdiri dari Al-Ustadz Riza Maulidin selaku Ketua PC IKPM Gontor Kalimantan Tengah, Al-Ustadz Ahmad Gapuri selaku Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Palangka Raya, serta Al-Ustadz Wildanul Munir, Pimpinan Pondok Modern Al Mujahidul Amin.

Turut hadir pula perwakilan dari Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam (YPTD), yakni Prof. Mulyono Jamal, M.A., sekaligus dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kehadiran beliau menegaskan sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan badan wakaf dalam menjaga kesinambungan visi dan sistem Gontor.
Perwakilan dari Yayasan Perluasan dan Pengembangan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM), hadir empat orang rombongan yang terdiri dari Al-ustadz Muh. Hanif Hafidz selaku pengurus, serta Al-Ustadz Arfian Risqi Mubarok, Al-Ustadz Al Hamani Kholilullah, dan Al-Ustadz Chandra Wisnu Pratama sebagai staf YPPWPM. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Al-Ustadz Nanang Qomar selaku perwakilan waqif beserta tim.

Peninjauan dan pengukuran tanah wakaf ini dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kejelasan status, batas, dan potensi pemanfaatan tanah wakaf agar dapat dikembangkan secara optimal, produktif, dan tetap sesuai dengan nilai serta amanah wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kehati-hatian, dan dilandasi semangat tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan ini, IKPM Gontor bersama YPTD dan YPPWPM menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aset wakaf sebagai fondasi utama keberlangsungan pendidikan dan perjuangan Gontor. Wakaf tidak hanya dipahami sebagai aset fisik, tetapi sebagai amanah peradaban yang harus dijaga lintas generasi, dengan perencanaan matang dan pengelolaan yang berlandaskan nilai keikhlasan dan profesionalisme.

Reporter: Riza Maulidin (Ketua PC IKPM Gontor Kalimantan tengah)
Reviewer: Staf PP IKPM Gontor
