Ponorogo, 3 Januari 2026 – keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor beserta para alumni di dalam dan luar negeri berduka atas wafatnya Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor periode 2020–2026. Almarhum wafat pada pukul 12.14 WIB di RSUD dr. Moewardi, Solo, akibat komplikasi kesehatan.

Prosesi shalat jenazah dilaksanakan pada Ahad, 4 Januari 2026, bertempat di Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor, dengan imam KH. Hasan Abdullah Sahal. Selanjutnya, almarhum dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga PMDG. Ribuan pelayat yang terdiri dari santri, guru, alumni, dan masyarakat umum mengiringi kepergian beliau dengan penuh khidmat dan rasa kehilangan yang mendalam.

Kepergian almarhum tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar Gontor, namun juga menggema hingga tingkat nasional dan internasional. Sejumlah tokoh hadir langsung maupun menyampaikan doa dan belasungkawa, di antaranya Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 H. M. Jusuf Kalla, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan Yusuf, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta Wakil Menteri Agama RI Dr. Romo Muhammad Syafii.

Dari dunia Islam internasional, turut menyampaikan takziyah dan doa Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad At-Thoyyib, Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa, Grand Mufti Mesir Prof. Dr. Nadzir Muhammad Ayyadh, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Muhammad Ad-Duwaini, Rektor Universitas Al-Azhar Kairo Prof. Dr. Salamah Daud, Mufti Damaskus Prof. Dr. Abdul Fattah Bizm, serta para ulama dan cendekiawan dunia lainnya dari Mesir, Suriah, dan berbagai negara.

Almarhum merupakan putra keempat dari KH. Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau adalah alumni KMI Gontor tahun 1969, meraih gelar Doktor dari Universiti Malaya pada tahun 2006, dan dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Kalam pada tahun 2014. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum IKPM Gontor. Selain pernah mengemban amanah sebagai Rektor UNIDA Gontor, almarhum dikenal sebagai tokoh sentral dalam pendirian resmi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, yang menjadi tonggak penting pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren modern.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok pendidik, pemikir, dan pemimpin yang teguh menjaga nilai, sistem, dan amanah wakaf Pondok Gontor. Keteladanan beliau dalam keilmuan, kepemimpinan, dan pengabdian menjadi warisan berharga bagi santri, alumni, dan umat.

Sebagai bentuk penghormatan, seluruh kegiatan santri Pondok Modern Darussalam Gontor diliburkan. Selain itu, shalat ghaib dilaksanakan di berbagai daerah alumni, antara lain di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, PC IKPM Gontor Lombok, PCI IKPM Gontor Kairo, PCI IKPM Gontor Turki, dan PCI IKPM Gontor Pakistan, sebagai wujud cinta, doa, dan penghormatan atas jasa besar almarhum.

Keluarga besar IKPM Gontor mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga nilai, perjuangan, dan keteladanan beliau terus hidup dan mengalir dalam denyut perjuangan Pondok Modern Darussalam Gontor dan kader-kader umat di masa mendatang.
إنا لله وإنا إليه راجعون.
