Kamis, 15 Januari, 2026

Media Komunikasi Antarkeluarga Pondok Modern

Merawat Silaturahim, Mengirim Doa:...

Tasikmalaya, 11 Januari 2026 – PC IKPM Gontor Tasikmalaya...

Merawat Tradisi, Menyatukan Doa:...

Lombok, 3 Januari 2026 – dalam rangka memperingati 100...

Menanamkan Cinta Pesantren Sejak...

Mojokerto, 24-27 Desember 2025 – Pimpinan Cabang IKPM Gontor...

Meneguhkan Ukhuwah dalam Kayuhan:...

Ponorogo, 26 Desember 2025 – dalam rangka peringatan 100...

Jejak Alumni Gontor di Ujung Lombok Utara: 35 Tahun Pengabdian Ponpes Nurul Bayan

Tanggal:

Bagikan:

Bayan, 8 Januari 2026 — Di ujung Lombok Utara, jejak pengabdian alumni Pondok Modern Darussalam Gontor terus hidup dan berbuah. Pondok Pesantren Nurul Bayan, yang dirintis dan diasuh oleh alumni Gontor, menandai 35 tahun perjalanan pengabdiannya melalui kegiatan Silaturrahim Gubernur NTB dalam rangka Kick Off Tasyakuran 35 Tahun Ponpes Nurul Bayan, yang berlangsung di Dusun Telaga Bagek, Desa Anyar,  Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, Pimpinan Ponpes Nurul Bayan T.G.H. Abdul Karim Abdul Ghofur alumni Gontor tahun 1985 dan Ummi HJ. Halimatussa’diyah beserta Majlisul A’wan, para asatidz dan ustadzat, serta santri dan santriwati. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya sistem dan nilai kepesantrenan yang terus dijaga dan diwariskan.

Mengusung tema “Mengukuhkan Sistem dan Mengestafetkan Nilai”, acara berlangsung khidmat dan sarat refleksi. Tema ini menjadi cerminan nyata perjalanan Ponpes Nurul Bayan yang sejak awal berdiri tidak hanya mengandalkan semangat personal pendiri, tetapi dibangun di atas sistem, disiplin, dan nilai perjuangan khas pesantren sebagaimana tradisi yang tumbuh kuat di Gontor.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB mengapresiasi langkah berani pendiri Ponpes Nurul Bayan yang memulai pengabdian dari kondisi serba terbatas. Ia menyoroti bagaimana keberanian seorang alumni Gontor datang ke Bayan wilayah yang saat itu belum memiliki pesantren menjadi awal dari pengabdian panjang yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Tuan Guru memulai langkah besar dengan risiko besar. Datang ke Bayan ketika belum ada pesantren, lalu bertahan dan tumbuh selama 35 tahun. Jika sebuah pesantren mampu eksis hingga usia ini, insya Allah ia akan terus hidup hingga 100 tahun bahkan lebih,” ungkap Gubernur.

Menurutnya, keberlangsungan pesantren selama puluhan tahun tidak lepas dari kuatnya sistem dan nilai yang ditanamkan sejak awal. Pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter, keteladanan, dan pengabdian umat.

Ia juga menekankan pentingnya ghirah ma’hadiyah semangat pengabdian fisabilillah sebagai ruh utama pesantren. Semangat inilah yang membuat pesantren tetap hidup, melampaui kepentingan pribadi, dan terus melahirkan kader-kader umat yang siap mengabdi di mana pun berada.

“Berbuat di jalan Allah itu prinsipnya sederhana: jangan pernah berhenti sampai kita mati,” tegasnya.

Kepada para santri, Gubernur berpesan agar meneladani jejak para pendiri dan guru mereka. Jalan pengabdian, menurutnya, tidak selalu dimulai dari kedudukan tinggi, tetapi dari kesungguhan memberi manfaat.

“Jangan kejar kedudukan. Berikan manfaat terbaik. Biarlah Allah yang mencarikan kedudukan terbaik bagi kalian,” pesannya.

Tasyakuran 35 tahun Ponpes Nurul Bayan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran alumni pesantren khususnya alumni Gontor dalam membangun peradaban dari pinggiran. Dari empat santri di masa awal, kini Nurul Bayan tumbuh sebagai pusat kaderisasi umat, penjaga nilai, dan mitra strategis dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat Lombok Utara.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, keberadaan pesantren seperti Nurul Bayan merupakan bukti bahwa pengabdian alumni pesantren mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah. Santri dan alumni pesantren dipandang sebagai garda terdepan penjaga nilai di tengah arus perubahan zaman yang kian cepat.



Sumber: 35 tahun Ponpes Nurul Bayan mengabdi, Gubernur NTB ajak santri jadi garda terdepan pengabdian umat dan daerah – Lombokvibes.com
Reviewer: Staf PP IKPM Gontor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Lanjutkan membaca

Merawat Silaturahim, Mengirim Doa: PC IKPM Gontor Tasikmalaya Gelar...

Tasikmalaya, 11 Januari 2026 – PC IKPM Gontor Tasikmalaya menyelenggarakan Silaturahim, Tahlilan, dan Doa Bersama untuk mendoakan Almarhum Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi,...

Menjaga Amanah Wakaf, Menatap Masa Depan: YPPWPM Gontor Tinjau...

Katingan, 11 Januari 2025 – dalam rangka menjaga dan memastikan keberlangsungan amanah wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, telah dilaksanakan kegiatan peninjauan dan pengukuran tanah...

Merawat Tradisi, Menyatukan Doa: PC IKPM Gontor Lombok Gelar...

Lombok, 3 Januari 2026 – dalam rangka memperingati 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, PC IKPM Gontor Lombok menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ngopi, Pemberian Santunan,...

Jadilah kekuatan untuk menjalin silaturahim

Bergabung bersama kami di PP IKPM Gontor . Anda bisa berkontribusi dalam menjalin silaturahim antarkeluarga pondok modern.